Video P*nas di Kebun Teh Seroja Tersebar, Aksi Dua Sejoli di Atas Motor

Media sosial di Wonosobo dihebohkan dengan beredarnya video viral yang diduga memperlihatkan sepasang muda-mudi melakukan tindakan tidak pantas di area wisata Kebun Teh Seroja, wilayah Menjer.

Video berdurasi singkat itu pertama kali diunggah akun Instagram lokal dan dengan cepat menyebar luas. Dalam rekaman yang diambil dari jarak jauh tersebut, tampak sepasang muda-mudi berada di atas sepeda motor di jalur perkebunan yang relatif sepi.

Lokasi kejadian disebut berada di kawasan Perkebunan Teh Seroja, salah satu destinasi favorit di dataran tinggi Wonosobo yang dikenal dengan panorama pegunungan dan udara sejuk. Area ini umumnya ramai dikunjungi wisatawan, terutama saat akhir pekan maupun musim liburan.

Dalam video yang beredar, pasangan tersebut diduga melakukan aksi yang dinilai tidak pantas di ruang publik. Jalanan yang lengang diduga membuat mereka merasa aman, tanpa menyadari adanya warga lain yang merekam dari kejauhan.

Yang memicu reaksi keras publik adalah waktu kejadian yang disebut berlangsung pada bulan suci Ramadan. Sejumlah warganet menilai tindakan tersebut tidak menghormati norma sosial dan kesucian bulan puasa, terlebih dilakukan di tempat umum yang menjadi ikon wisata daerah.

Kolom komentar di berbagai platform media sosial pun dipenuhi beragam tanggapan. Banyak pengguna internet menyayangkan peristiwa tersebut karena dinilai mencoreng citra pariwisata Wonosobo.

Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pengelola wisata maupun otoritas setempat terkait identitas pasangan dalam video tersebut. Belum diketahui pula apakah akan ada langkah hukum atau pembinaan terhadap pihak yang terlibat.

Sejumlah warga berharap adanya peningkatan pengawasan di titik-titik yang relatif sepi di kawasan wisata. Patroli rutin dan pengawasan saat jam kunjungan dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi pengunjung untuk tetap menjaga etika dan norma ketika berada di ruang publik, terlebih di destinasi wisata yang menjadi kebanggaan daerah.

Loading next page... Press any key or tap to cancel.