Pengertian Hosting

Ngampus.id – Untuk membuat website hal pertama yang harus diperhatikan ialah hosting sebagai hal dasar yang sangat penting. Tetapi, apakah anda tahu apa itu hosting ? apa sih pengertian hosting ? apa yang membuat hosting sebagai hal dasar untuk membuat website ?

Mungkin pertanyaan di atas seringkali terlintas di pikiran bagi orang yang ingin membuat website pertama mereka. Hal tersebut dapat disebut wajar, karena pengertian hosting bisa disebut hal yang cukup teknis.

Oleh karena itu, pada kali ini penulis akan sedikit menjelaskan tentang apa itu hosting, dimulai dari pengertian, jenis-jenisnya dan beberapa tips yang baik sebelum membeli layanan website tersebut. Tanpa basa-basi lagi, yuk ! simak ulasan lengkapnya dibawah ini.

Pengertian Hosting

Hosting atau seringkali disebut juga Web Hosting merupakan pelayanan jasa yang menyewakan tempat (server) untuk menampung data/informasi yang diperlukan oleh sebuah website agar dapat berjalan dan diakses melewati internet. Data/informasi tersebut dapat berupa gambar, video, file, email, program/script dan database.

Jadi jika dianalogikan, website ialah sebuah bangunan, hosting adalah tanah yang digunakan dan domain ialah alamat dari pada tanah dan bangunan tersebut.

Jenis Hosting

pengertian hosting
Sumber: nawadwipa.co.id

Penyedia layanan hosting menyediakan berbagai jenis hosting seperti shared hosting dan VPS hosting yang umum digunakan.

Tetapi ada beberapa macam jenis hosting yang dapat disebut jarang disediakan oleh para penyedia layanan, seperti jenis-jenis yang ada di bawah ini :

NoMacam Macam Hosting
1Shared Hosting
2Cloud Hosting
3WordPress Hosting
4VPS Hosting
5Dedicated Hosting
Tabel macam macam hosting

1. Shared Hosting

Shared hosting ialah sebuah layanan hosting yang dimana terdapat beberapa situs yang berbagi sumber daya dari sebuah web server besar yang disediakan oleh provider hosting yang sama.

Jenis hosting ini merupakan jenis yang termurah jika dibandingkan dengan web hosting lain seperti VPS ataupun Dedicated Server. Pada umumnya harga shared hosting dapat dibilang terjangkau dimulai dari 1$ per bulan hingga 6$ per bulan.

Shared hosting cocok digunakan untuk website sederhana, seperti usaha kecil, blog dan web portofolio.

Situs atau website yang menggunakan layanan ini akan berbagi semua resource yang digunakan, seperti memori, computing, power, diskspace dan lain-lain. Oleh karena itu, jika ada traffic yang tinggi pada website lain, maka akan berpengaruh pada kinerja website yang kita gunakan.

2. Cloud Hosting

Cloud hosting adalah jenis hosting yang menggunakan konsep cloud computing yang berarti tidak hanya mengandalkan satu server saja, tetapi menggunakan lebih dari satu server yang tersebar di berbagai titik dan negara.

Oleh karena itu jenis hosting ini memiliki tingkat keamanan yang tinggi, karena jika salah satu server bermasalah dapat secara otomatis dialihkan ke server lainya. Tetapi biaya yang dikenakan sulit diperkirakan, dikarenakan tergantung dari sumber daya yang digunakan.

3. WordPress Hosting

WordPress Hosting ialah layanan hosting yang dibuat khusus untuk menjalankan platform WordPress pada website. Server akan dikonfigurasi secara khusus untuk WordPress dan akan dilengkapi dengan installed plugin dan sudah dioptimalkan agar berjalan dengan baik.

Ada banyak keuntungan yang ditawarkan oleh wordpress hosting, diantaranya ialah :

  1. Update website otomatis.
  2. Backup yang berkala.
  3. Pengoptimaan kecepatan terpasang melalui jaringan caching dan CDN.
  4. Mekanisme keamaan terintegrasi dioptimalkan untuk wordpress.
  5. Optimasi database built-in untuk wordpress.
  6. Pengaturan server dioptimalkan khusus untuk software wordpress.
  7. Dukungan khusus dari ahli wordpress.
  8. Optimalisasi skalablitas.

4. VPS Hosting

VPS Hosting merupakan singkatan dari Virtual Private Server Hosting yang masih memiliki konsep sama seperti shared hosting, dimana satu server dapat memiliki beberapa website yang berjalan. Tetapi, penyedia layanan hosting telah mengalokasikan beberapa bagian khusus untuk pengguna yang dapat digunakan sendiri pada server.

Hal tersebut berarti pelanggan mendapatkan space server yang dedicated (virtual) yang berarti seperti memiliki mesin sendiri dengan sumber daya sendiri. Hal tersebut dapat menjamin sumber daya yang tersedia untuk pelanggan dengan menggunakan teknologi virtualisasi.

Konsep ini mirip dengan konsep mesin virtual seperti pada Microsoft Virtual PC, VMWare, dan lain sebagainya. Sofware tersebut memungkinkan untuk menjalankan sistem operasi lain di atas sistem operasi yang sudah ada.

5. Dedicated Hosting

Dedicated Hosting adalah jenis layanan hosting yang diberikan pada pelanggan yang menyediakan satu server khusus dengan semua sumber dayanya untuk pengguna tunggal.

Dedicated Hosting merupakan layanan hosting yang sangat fleksibel, dikarenakan pengguna dapat mengkonfigurasi sistem operasi, software yang digunakan dan setup lainya sesuai dengan kebutuhan.

Oleh karena itu, jenis layanan ini sangat cocok dan ideal untuk pengguna yang memiliki jumlah pengunjung yang sangat besar. Tentu saja biaya yang harus dikeluarkanpun cukup besar dan harus menguasai pengetahuan teknis terkait manajemen server.

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Melakukan Hosting

apa itu hsoting
Sumber: elegantthemes.com

Setelah mengenal apa itu pengertian hosting dan beberapa jenis hosting, tetapi sebelum anda membeli jasa pelayanan hosting, alangkah baiknya anda memperhatikan beberapa poin penting sebelum melakukan hosting.

Hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan hosting, ialah sebagai berikut :

1. Diskspace

Diskspace adalah kapasitas penyimpanan pada server, pada saat memilih layanan hosting pastikan anda memilih paket hosting yang memiliki kapasitas penyimapanan yang sesuai dengan kebutuhan anda.

Selain itu jenis media penyimpananya pun tak boleh dilupakan, kita tahu SSD memiliki kecepatan akses lebih cepat 8 kali lipat dibandingkan HDD. Maka dari itu peritmbangkan dengan baik sebelum memilih media penyimpanan yang digunakan.

2. Bandwidth

Bandwidth adalah maksimal besarnya transfer data yang dapat dilakukan dalam satu waktu pertukaran data. Oleh karena itu jika kita memiliki bandwidth yang besar, maka server dapat mentransfer data yang lebih besar dan membuat website ter-load lebih cepat.

Jadi pastikan bandwidth yang anda gunakan dalam layanan hosting sudah memenuhi kebutuhan website anda agar mempunyai akses cepat dan tidak tersendat-sendat.

3. RAM

Seperti halnya komputer, server juga memerlukan RAM dalam proses pengolahan datanya. Jadi jika RAM (Random Access Memory) yang digunakan cukup, akan menjadi poin yang menentukan kecepatan akses pada website yang digunakan.

4. Entry Process (EP)

Entry Process (EP) adalah istilah untuk menunjukan banyaknya script website (PHP) yang dapat diproses dalam satu waktu. Entry Process hanya membutuhkan sepersekian detik untuk menyelesaikan satu buah proeses EP, oleh karena itu dalam satu detik dapat menyelesaikan proses Entry Process hingga ratusan sampai ribuan berdasarkan kekuatan EP yang digunakan.

5. I/O

Yang terakhir ialah I/O atau input output dalam sebuah website. I/O adalah sebuah spesifikasi untuk menentukan kecepatan yang dilakukan pada saat proses upload dan download pada layanan yang digunakan.

Baca Juga: Cara melihat passwor email yang lupa

Penutup dan Kesimpulan

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian hosting, jenis-jenis hosting dan beberapa tips atau hal yang harus diperhatikan dalam memilih layanan hosting. Penjelasan di atas dapat menjadi salah satu acuan dalam memilih layanan hosting yang baik.

Kenali apa spesifikasi yang kamu butuhkan untuk menjalankan sebuah website agar tidak kurang ataupun berlebihan untuk menyewa suatu layanan hosting.


FAQs

Apa saja jenis Hosting ?

1. Shared Hosting
2. Cloud Hosting
3. WordPress Hosting
4. VPS Hosting
5. Dedicated Hosting

Default image
Ahmad Hasanudin
Anak kampung yang senang dengan dunia IT dan SEO (Search Engine Optimize). Disamping mengelola ngampus.id, saya juga adalah seorang petani.
Leave a Reply

Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia