Ciri Ciri Processor Rusak

Ngampus.id – Processor merupakan salah satu komponen paling penting dalam sebuah komputer, karena bisa dibilang merupakan otak dari komputer itu sendiri. Jadi jika processor mengalami kerusakan, maka dapat dipastikan komputer tidak akan berjalan dengan baik, oleh karena itu penting bagi kita untuk mengetahui ciri ciri processor rusak.

Processor adalah komponen yang berfungsi untuk menjalankan proses dan pengendali kerja komputer yang bekerja sama dengan bagian penting lainya. Secara umum cara kerja processor dapat dibagi menjadi tiga buah komponen dasar yaitu Control Unit (CU), Aritmatics Logical Unit (ALU) dan Register Unit (RU).

Setiap kompnen tersebut memiliki peran dan fungsi masing-masing, diantaranya :

  1. Control Unit (CU), berfungsi sebagai pengontrol lalu lintas dapa pada komputer seperti input dan output.
  2. Aritmatics Logical Unit (ALU), berfungsi sebagai komponen pengoprasian operasi matematika yang sesuai dengan intruksi yang diberikan.
  3. Register Unit (RU), berfungsi sebagai tempat penyimpanan data sementara dengan kecepatan akses yang sangat tinggi.

Nah, setelah kita tahu sedikit tentang processor, maka sangat penting bagi kita untuk mengetahui jika ada kerusakan yang terjadi pada processor sejak dini.

Hal tersebut dapat dilakukan untuk menghindari kerusakan yang lebih parah dan resiko lain seperti kehilangan data, untuk lebih lengkapnya simak penjelasan berikut ini.

Yuk cari tahu juga tantang fungsi dari CPU socket

Ciri Ciri Processor Rusak

processor rusak

Terdapat beberapa ciri yang dapat menandakan bahwa processor yang kita gunakan bisa jadi mengalami kerusakan.

Beberapa diantara kita, tentunya tidak tahu apa saja ciri ciri tersebut. Untuk itu kami telah merangkum beberapa ciri ciri jika terjadi kerusakan pada processor, diantaranya :

1. Layar Monitor Tidak Menyala (Blank Screen)

Hal pertama yang harus kita perhatikan ialah layar monitor tidak menunjukan apapun yang disebut dengan istilah blank screen. Hal tersebut berbeda dengan bluescreen ataupun blackscreen.

Blankscreen berarti monitor menyala tetapi tidak memunculkan apapun karena BIOS tidak menanggapi apapun diakibatkan processor yang mengalami kerusakan.

Sedangkan blackscreen adalah keadaan dimana layar tidak hidup sama sekali dan bluescreen diakibatkan karena kesalahan program yang digunakan.

Akan tetapi blankscreen juga tidak hanya menunjukan kerusakan pada processor saja. Tetapi melainkan dapat diakibatkan dari kerusakan lain seperti pada kerusakan RAM, VGA, sambungan kabel monitor rusak dan lain sebagainya.

Oleh karena itu kita harus memastikanya satu persatu apakah benar processor yang kita gunakan rusak atau komponen lain yang mengalami kerusakan.

2. Komputer Tiba-Tiba Mati

Hal selanjutnya yang kita harus perhatikan bila processor kita mengalami kerusakan, ialah komputer yang kita gunakan tiba-tiba mati.

Hal tersebut diakibatkan karena adanya kemungkinan salah satu jumper pada processor mengalami kerusakan yang mengakibatkan overheat atau panas berlebih.

Panas berlebih tersebut diakibatkan dari kinerja processor yang digunakan tidak dapat berjalan dengan normal.

Jika kita biarkan terus menerus, processor yang digunakan akan mengalami kerusakan yang cukup parah dan harus segera digantikan dengan yang baru.

Tetapi kondisi tersebut tidak menutup kemungkinan dari tanda akan adanya komponen lain yang mengalami kerusakan. Komponen tersebut seperti PSU dengan tegangan yang tidak stabil, kondisi RAM yang mengalami kerusakan dan permasalahan lainya.

3. Kegagalan Pada Saat Membuka Program Tertentu

Pada saat melakukan pekerjaan dengan menggunakan program-program yang terbilang berat seperti extarcting file besar, installasi program, bermain game dengan kualitas tinggi dan lain sebagainya akan mengalami kegagalan.

Hal tersebut merupakan salah satu ciri yang mendakan bahwa processor yang kita gunakan mengalami kerusakan. Karena program yang dilakukan membutuhkan pengolahan dan kalkulasi data dengan jumlah yang cukup besar. Ketidak mampuan processor dalam mengolah data tersebut membuat sistem tidak dapat melakukan hal tersebut.

Tetapi kondisi semacam ini juga dapat terjadi jika terjadi masalah pada komponen lain seperti RAM dan data yang rusak. Jika hal tersebut terjadi, sebaiknya cek terlebih dahulu sebelum memutuskan terjadinya kerusakan pada processor.

4. Sering Melakukan Restart

Setelah kita menghidupkan komputer, tetapi komputer hanya bertahan beberapa saat saja dan melakukan restart ataupun mati seketika.

Jika gejala tersebut dapat terjadi berulang kali setelah memeriksa bahwa hardware dan power supply yang kita gunakan dalam kondisi bagus, maka dapat dipastikan processor yang kita gunakan mengalami kerusakan.

5. Komputer Tidak Menyala Sama Sekali

Keadaan satu ini merupakan keadaan yang memiliki banyak kemungkinan kerusakan pada komponen-komponen komputer yang kita gunakan. Komponen tersebut seperti VGA, RAM, PSU dan tentu saja processor.

Hal yang dapat dilakukan ialah mengecek perangkat satu per satu, tetapi apabila semua perangkat dalam keadaan baik, maka sebaiknya melakukan pengecekan dan perbaikan pada processor.

6. Kerusakan Fisik Pada Processor

Mungkin alangkah baiknya jika kita melakukan pengecekan fisik processor secara langsung. Hal tersebut dilakukan untuk melihat apakah ada kerusakan fisik yang dialami processor, walaupun membutuhkan proses yang cukup rumit karena harus membongkar PC dan motherboard yang digunakan.

Adapun kerusakan yang dapat terjadi ialah, sebagai berikut :

  • Terdapat bagian processor yang hangus atau terbakar akibat overheat.
  • Sambungan listrik yang tidak baik.
  • Patahnya jumper pin pada processor.

Jika keadaan tersebut dialam oleh processor yang kita gunakan, alangkah baiknya mengganti atau memperbaiki processor karena dapat mempengaruhi performa komputer itu sendiri.

7. Panas Berlebih

Keadaan panas berlebih dapat terjadi setelah beberapa saat komputer dinyalakan. Hal tersebut terjadi karena processor yang digunakan mengalami kerusakan. Oleh karena itu kita harus tetap teliti pada kelainan yang dialami oleh komputer yang digunakan.

8. Terdengar Suara Beep

Suara beep merupakan sinyal akan adanya kerusakan pada komponen penyusun komputer. Komponen tersebut diantaranya seperti RAM, hardisk, sistem operasi, PSU, bahkan processor.

Beep yang berbunyi memiliki perbedaan yang menandakan komponen apa saja yang rusak, suara beep juga dipengaruhi oleh jenis bios yang digunakan.

Langkah Pencegahan Kerusakan Pada Processor

cara mengatasi processor rusak

Setelah kita mengetahui beberapa ciri kerusakan pada processor, tentunya penting juga untuk mengetahui bagaimana cara merawat agar processor yang kita gunakan tetap terjaga. Beberapa diantaranya dapat dilakukan dengan mudah, tetapi ada juga yang memerlukan alat khusus lain.

1. Membersihkan Motherboard

Hal pertama yang dapat dilakukan untuk mecegah kerusakan pada processor ialah membersihkan motherboard secara berkala.

Hal tersebut dapat dilakukan dalam seminggu sekali dengan menggunakan koas, ataupun kipas angin dengan tenaga yang cukup tinggi.

Pembersihan berkala dilakukan agar kotoran seperti debu tidak menyumbat yang menyebabkan panas berlebih pada komputer yang akan menurunkan kinerja pada saat digunakan.

2. Hindari Pemakaian Pada Tempat Berdebu

Penggunaan komputer pada tempat kotor dan berdebu merupakan hal yang sangat salah.

Karena debu dan kotoran disekitar CPU akan tersedot kedalam melalui kipas yang kita gunakan yang mengakibatkan overheat dan kerusakan pada fan komputer.

3. Penyesuaian Spesifikasi Antara RAM dan Processor

Peningkatan kinerja komputer dengan menambahkan RAM yang digunakan memang menjadi hal yang penting, terutama bagi para gamers yang ingin memainkan game-game berat.

Tetapi ada hal yang harus diperhatikan pada saat melakukan penambahan RAM, seperti spesifikasi RAM dan processor yang tidak sesuai yang mengakibatkan komputer tidak dapat dinyalakan sama sekali.

4. Jangan Melakukan OverClocking

Processor memiliki kinerja yang dibatasi agar processor yang digunakan tidak mengalami kerusakan akibat overheat atau panas berlebih dari program yang dijalankan.

Tetapi ada banyak orang dan kalangan gamers melakukan overclocking yang menghilangkan batasan tersebut agar dapat menjalankan program lebih baik.

Tetapi hal tersebut memberikan beban berlebih pada processor yang digunakan, oleh karena itu terdapat tahapan-tahapan yang dilakukan agar processor tetap bekerja dengan baik seperti menambahkan fan dan pemasangan liquid cooling system.

Overclocking memang memberi performa yang tinggi, tetapi hal ini sangat tidak dianjurkan karena dapat merusak processor.

Tentanng overclock

5. Penambahan Kipas Pada CPU

Penambahan kipas atau fan pada komputer merupakan hal yang sangat dianjurkan jika komputer digunakan secara terus menerus atau durasi yang sangat panjang.

Hal tersebut merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menjaga suhu komputer agar tetap pada status wajar.

Baca juga: Jenis memori yang digunakan pada PC

Penutup dan Kesimpulan

Dari pemaparan di atas mengenai ciri ciri processor rusak, dapat kita ambil kesimpulan sebagai berikut;

NoCiri Ciri Processor Rusak
1Layar monitor tidak menyala
2Komputer atau laptop tiba-tiba mati
3Kegagalan saat membuka sebuah program
4Sering melakukan restart
5Komputer atau laptop tidak menyala sama sekali
6Kerusakan fisik pada processor
7Panas berlebih
8Mengeluarkan suara beef
Tabel ciri ciri processor rusak

Kita juga dapat melakukan pencegahan agar processor laptop atau komputer gak gampang rusak, sebagai berikut.

NoCara Mencegah Kerusakan pada Processor
1Membersihkan motherboard
2Hindari pemakaian pada tempat berdebu
3Penyesuaian spesifikasi antara processor dan ram
4Jangan melakukan overclock
5penambahan kipas pada CPU
Tabel cara mencegah kerusakan processor

Saya rasa tulisan ini sudah sangat cukup menjabarkan dari ciri ciri processor yang rusak . Sebagai antisipasai rusaknya processor kita juga dapat mencegahnya dengan hal-hal yang telah dijabarkan di atas.


Hal yang sering ditanyakan

Apa saja ciri ciri processor rusak?

1. Monitor tidak menyala
2. Tiba tiba mati
3. Gagal membuka program
4. Tidak menyala sama sekali
5. Kerusakan fisik
6. Sering restart
7. Panas berlebih
8. Terdapat bunyi beef

Bagaimana cara mengatasi processor yang rusak?

Processor yang telah rusak sulit untuk diperbaiki, maka ssolusinya harus diganti.

Default image
Radi Surachman
Berprofesi sebagai seorang Guru Matematika di salah satu Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Garut
Leave a Reply

Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia